8 Des 2012 | By: vj lie

Jember

Pagi dari desaku,jambearum.Berangkat aku menuju jember kota tepatnya di kec.pakem,untuk sekedar menambah barang dagangan.
sebelum stock baran,cacing perut yang sudah demo dari aku pertama bangun membuatku memilih sarapan pagi dengan menu nasi + sayur asem dengan lauk ikan tongkol,dan tak lupa teh anget manis pelancar jalannya makan q pilih untuk penutupan.:-)

Stock barang sudah,capcusss cin........belusukan aku mulai di desa kecil bernama tamansari kebonan. terbesit difikiran kenapa kebonan nama dusun ini.
mungkin karna kebon/sawah yang banyak di desa ini menjadi asal usul kata kebonan.tpi aku gak mau tebak menebak biarlah penasaran ini usai.
perjalan aku lanjutkan hingga roda motor berheti di sebuah toko kelontong/wracangan,aksi menawarkan barang daganganpun dimulai......

P.suady sang pemilik toko,begitu dia mengucap nama saat kenalan denganku waktu q menjajakan barang dagangan.
respon p.suady baik terhadap aku,6 karton pesanan pertama p.suady meski sebelumnya saya sedikit pesimis waktu melihat wajah p.suady yang cuek bebek.
benar kata pepatah jangan melihat buku dari sampulnya,itu kata yg tepat buat hal ini,karna dibalik wajah cuek bebek p.suady keramahan yang didapati.

Customer sevice yang aku utaman,untuk memperakrab hubungan aku ngobrol harga sampai p.suady mengatan kalu disini saya di panggilnya p.mantri.
otak ku mengatakan mantri itukan nama wayang......dan p.suady mengiyakan itudengan logat jawa kue.sebutan dari desaku untuk penduduk desa yang menggunakan kata kui/kue/kae karna gak seperti yang laen yang menggunakan kata koen.

Sayang pembicaraan kami terputus karna p.mantri menerima telpn dan aku harus keliling menjajakan dagangan aku.ini salah satu keragamn jember dengan berbagai suku ada disini dengan adanya suku madura & jawa yang mendominasi,dengan keturunan arab/cina dll menambah jember beragam namun tetap damai.http://www.facebook.com/gembel.ningrat.161?ref=tn_tnmn

0 komentar:

Posting Komentar